Sabtu, 21 Juni 2014

Posting 1



Baterai Sederhana
Praktik 1
Tujuan             : Menciptakan baterai sederhana menggunakan bahan yang mudah didapat
Alat dan Bahan: Gelas plastik, kertas HVS, uang 500 kuning 10 buah, uang 500 putih 10 buah, asam sulfat, garam, lampu LED, kabel 2 buah, gunting, pensil, plastik 2 buah, dan double tape.
Langkah Kerja : 1. Gambar 10 buah lingkaran sebesar uang 500 putih di kertas HVS, kemudian gunting semuanya sehingga tedapat 10 lingkaran sebesar uang 500 putih.
                         2. Masukkan asam sulfat dan garam dengan perbandingan 4:1 ke gelas plastik. Diharapkan berhati hati saat mencampur asam sulfat dan garam karena asam sulfat sangat berbahaya apabila terkena kulit.
                         3. Masukkan 10 lingkaran yang terbuat dari kertas HVS tadi ke dalam gelas plastik yang telah berisi campuran asam sulfat dan garam, tunggu hingga 2-3 menit.
                         4. Ambil salah satu plastik, rekatkan dengan double tape. Plastik ini akan berfungsi sebagai alas.
                         5. Gunakan plastik yang lain sebagai pelindung tangan saat mengambil larutan kertas HVS dari dalam gelas.
                         6. Susun di atas plastik yang menjadi alas dengan urutan berikut: salah satu ujung kabel -> uang 500 putih -> lingkaran dari kertas HVS -> uang 500 kuning -> uang 500 putih -> lingkaran dari kertas HVS -> uang 500 kuning. Susun hingga bahan yang digunakan untuk menyusun habis.
                         7. Ambil kabel lain, pasangkan salah satu ujungnya pada bagian attas uang 500 kuning.
                         8. Hubungkan kabel dengan lampu LED




 Hasil                 : Lampu LED akan menyala
                                  20140621_083128.jpg
Analisa             : Lampu LED menyala karena susunan dari uang 500 putih, uang 500 kuning, dan kertas HVS putih hampir sama dengan bagian baterai. Yaitu uang 500 putih sebagai kutub negatif (katoda), uang 500 kuning sebagai kutub positif (anoda), dan lingkaran dari kertas HVS yang sudah direndam larutan asam sulfat dan garam sebagai elektrolit. Dengan prinsip yang hampir sama dengan baterai tersebut, lampu LED dapat menyala.
Sekian praktik pertama kami, ikuti terus perkembangannya di blog ini! Ide ini kami peroleh dengan cara mengembangkan hal hal yang berada di buku sehingga tercipta hal yang baru. Kritik dan saran untuk perubahan sangat kami tunggu. Apabila terdapat kesalahan harap dibenarkan.Terimakasih.